Dec 18, 2017
2095 Views
14 0

Candi Jabung, Peninggalan Kuno Majapahit di Probolinggo

Written by

Candi Jabung merupakan salah satu candi peninggalan kerajaan Majapahit. Candi hindu ini terletak di Desa Jabung, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Struktur bangunan candi yang hanya bata merah ini mampu bertahan ratusan tahun. Menurut kitab Nagarakertagama Candi Jabung disebut-sebut dengan nama BajrajinaparamitaCandi. Dalam buku Pararaton disebut Sajabung yaitu tempat pemakaman Bhre Gundal yang merupakan salah satu keluarga raja (Wikipedia).

Dalam kitab Nagarakertagama Candi Jabung pernah dikunjungi oleh Raja Hayam Wuruk ketika berkeliling Jawa Timur pada tahun 1359 Masehi. Dikisahkan, beberapa bulan setelah dinobatkan sebagai raja, Hayam Wuruk berniat untuk mengunjungi wilayahnya di sebelah timur Jawa. Niat ini muncul setelah Hayam Wuruk mengadakan semedi. Di semedinya ia melihat area potensial untuk dikembangkan. Raja Hayam Wuruk didampingi oleh Patih Gajah Mada memimpin tentara kerajaan Bayangkari. Kawasan yang dilewati Hayam Wuruk adalah Kalayu, Kebonagung, Sajabung, sampai Paiton. Sesampainya di Paiton, Hayam Wuruk menemukan daerah yang dia lihat di semedinya. kemudian diberi nama Paiton.

Kata Paiton adalah gabungan dua kata yaitu Pait yang merupakan bagian dari kata Majapahit. Sementara itu, Ton berasal dari kata Katon. Artinya majapahit katon (terlihat). Konon, Nama-nama desa di Paiton juga merupakan pemberian Hayam Wuruk. Pada masa Hayam Wuruk, budaya dan sastra berkembang pesat. Sejumlah candi sebagai tempat pemujaan atau penyembahan di bangun. Termasuk Candi Jabung yang berada di Kabupaten Probolinggo.

featured, probolinggo,wisata probolinggo,candi, candi jabung, wisata candi, majapahit, wisata keluarga,sejarah,sejarah candi jabung

candi jabung, salah satu candi peninggalan majapahit

Candi yang hanya terbuat dari bata merah ini mampu bertahan ratusan tahun. Selain itu, ada ukiran reliefnya juga. Candi Jabung memiliki panjang 13,11 meter, lebar 9,58 meter dan tinggi 15,58 meter. Dilihat dari sudut arsitektural Candi Jabung ini sangat menarik, karena bagian tubuhnya bundar (silindris) yang berdiri di kaki candi berbentuk persegi tiga ini. Sedangkan stupa berbentuk atap. Candi Jabung ini menghadap ke barat, pada sisi barat menjorok ke depan, merupakan bekas susunan tangga naik memasuki Candi.

Disebelah Barat Daya halaman candi terdapat bangunan candi kecil, fungsinya untuk melengkapi bangunan utama Candi Jabung. Candi ini juga terbuat dari bata merah dengan ukuran masing-masing sisi 2,55 meter dan tinggi 6 meter. Meskipun ada pintu, kamu sebaiknya tidak naik dan masuk ke bangunan candi, karena candi tersebut mudah rusak.

featured, probolinggo,wisata probolinggo,candi, candi jabung, wisata candi, majapahit, wisata keluarga,sejarah,sejarah candi jabung

taman yang ada di sekitar candi jabung

Keindahan candi ini terletak pada bentuk dan relief yang dilukiskan di dinding – dinding, relief melukiskan benda – benda yang banyak kita temukan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk relief seorang pertapa yang menggunakan sorban yang ada di sana sedang mengajar murid-muridnya. Ada Relief yang menggambarkan dua orang lelaki yang berada di dekat sumur, dengan memegangi tali timba. Selain itu, relief bentuk bulat menonjol seperti medalion serta dua singa saling berhadapan. Bukan hanya itu bagian tubuh candi itu sendiri ada relief seorang wanita yang sedang menaiki bagian belakang ikan besar, relief ini dikenal sebagai relief Sri Tanjung, yang merupakan wanita yang setia kepada suaminya, selain itu ada relief rumah dan pepohonan.

Di sekitar Candi Jabung banyak pohon Maja ditemukan dengan buah berwarna hijau sebesar melon dengan rasanya yang pahit. Mengingatkan asal dan arti nama Majapahit, yaitu buah Maja yang pahit. Kamu juga bisa mengetahui sejarah seluk beluk Candi Jabung dari informasi yang ditampilkan di papan informasi di depan candi.

featured, probolinggo,wisata probolinggo,candi, candi jabung, wisata candi, majapahit, wisata keluarga,sejarah,sejarah candi jabung

taman yang sejuk ini bisa digunakan untuk bermain anak-anak atau mengambil foto dengan background candi

Dijelaskan bahwa pada tahun 1978, kondisi candi tampak terabaikan, seluruh bangunan ditumbuhi pohon dan gulma. Baru tahun 1980 Pemkab Probolinggo melakukan renovasi untuk merenovasi dan mengganti bagian yang rusak. Pada tahun 1987 setelah restorasi selesai, Candi Jabung sudah ​​bisa dinikmati oleh wisatawan.

Di Candi Jabung ini, tidak ada tarif resmi atau tiket masuk untuk mengunjungi candi. Kamu bisa datang langsung menuju ke halaman candi setelah sebelumnya melapor ke petugas yang menjaga lokasi Candi dan mengisi buku tamu. Warga daerah jabung juga sangat ramah terhadap wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

Article Categories:
Sejarah
http://pesonajatim.com

Website yang berisi info seputar pariwisata yang populer dan lagi hits di jawa timur

Tinggalkan Komentar

Loading Disqus Comments ...
Loading Facebook Comments ...