Nov 27, 2017
2066 Views
10 0

Museum Surabaya – Cerita Sejarah Kota Pahlawan

Written by

Pesonajatim.com – Terletak di pusat kota, museum surabaya berdiri anggun di ujung persimpangan Jalan Genteng Kali dan Jalan Tunjungan. Bangunan museum ini dikenal dengan sebutan Gedung Siola yang telah berdiri sejak tahun 1877. Gedung yang dulunya bernama White Away and Co milik pengusaha Inggris Robert Laidlaw (1856-1935), yang menjual tekstil dan pakaian kemudian berkembang menjadi pusat perbelanjaan terbesar di wilayah Hindia Belanda.

gedung siola,siola,featured,surabaya,museum,museum surabaya,wisata surabaya,sejarah surabaya,wisata keluarga,sejarah

pintu masuk museum surabaya di dalam gedung siola

Setelah sempat terbengkalai selama tiga tahun seperti rumah hantu, Gedung yang sempat jatuh ke tangan Jepang yang kemudian diambil alih oleh pemerintah kota Surabaya dan dikontrak oleh lima pengusaha ini Akhirnya direnovasi dan difungsikan kembali menjadi pusat perbelanjaan baru bernama Tunjungan City. Huruf Awalan kelima wirausahawan ini kemudian menjadi nama bangunan ini, SIOLA. Sampai saat ini fungsinya sudah berubah menjadi Museum Surabaya. Museum Surabaya memamerkan benda-benda bersejarah yang berhubungan dengan kota Surabaya. Mulai dari walikota pertama saat Belanda hingga Walikota saat ini.

Tak hanya benda-benda bersejarah dari pemerintah kota Surabaya, artefak yang dipamerkan juga termasuk benda-benda yang dimiliki oleh tokoh legendaris dari Surabaya hingga kendaraan tempo dulu. Museum yang sangat menarik untuk kamu kunjungi jika ingin mengetahui seluk beluk Kota Surabaya. Museum yang menyimpan benda-benda bersejarah ini dibuka mulai pukul 09.00-21.00 WIB dan gratis untuk umum.

gedung siola,siola,featured,surabaya,museum,museum surabaya,wisata surabaya,sejarah surabaya,wisata keluarga,sejarah

foto walikota yang pernah memimpin surabaya hingga sekarang

Gedung Siola juga merupakan bangunan bersejarah untuk Surabaya dan Indonesia. Karena selama aksi militer pasukan sekutu ke Surabaya, menyusul meninggalnya Brigjen Mallaby, bangunan tersebut digunakan oleh pejuang untuk melawan serangan Sekutu yang datang dari utara. Para pejuang akhirnya membakar gedung ini. Gedung yang berlatar depan monumen perjuangan yang menceritakan tentara sekutu yang menyerang pada tanggal 10 November 1945 di Surabaya, tank Sekutu yang berasal dari Utara ditahan oleh pejuang di sekitar Gedung Siola dan diserang dari puncak bangunan dalam sebuah pertempuran yang sengit.

gedung siola,siola,featured,surabaya,museum,museum surabaya,wisata surabaya,sejarah surabaya,wisata keluarga,sejarah

salah satu kendaraan umum yang dulu pernah ada di surabaya

Museum yang resmi dibuka pada 3 Mei 2015 oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini ini berisi arsip tempo dulu milik pemerintah Kota. Tidak hanya arsipnya, namun banyak dari sifat-sifat yang disaksikan sejarah perjalanan kota Surabaya yang telah terkumpul akan dipajang di museum tersebut. Seperti arsip daftar orang yang dikubur di pemakaman Belanda di Peneleh dan Ngagel. Lalu ada potongan uang kertas rupiah yang ditemukan di brankas kuno raksasa, helm pemadam kebakaran dari logam hingga katel uap yang dibuat pada abad 18.

gedung siola,siola,featured,surabaya,museum,museum surabaya,wisata surabaya,sejarah surabaya,wisata keluarga,sejarah

salah satu piano yang di pajang di museum surabaya

Pemerintah kota juga akan membekali museum tersebut dengan unit pemadam kebakaran yang dulunya digunakan untuk pemadaman api yang membakar Siola pada tahun 1982. Jadi kamu bisa melihat langsung mobil PMKnya. Tak hanya itu, dua becak yang telah diangkut di pinggiran kota pahlawan juga dipamerkan. Satu becak siang dan satu becak malam, dulu becak becak di Surabaya dibagi siang dan malam.

gedung siola,siola,featured,surabaya,museum,museum surabaya,wisata surabaya,sejarah surabaya,wisata keluarga,sejarah

macam-macam kostum profesi juga di pajang disini

Sementara Dinas Perhubungan tidak mau kalah. Alat kuno yang dimiliki juga ditampilkan. Misalnya peta raksasa Surabaya, lampu lalu lintas ringan panjang, rambu jalan lalu rambu masih terbuat dari kayu. Jika lantai dasar adalah museum, sejumlah lantai di atas bangunan Siola digunakan untuk sejumlah kantor dinas publik. Nantinya layanan akan dilakukan pada jam kerja. Wajah Siolapun berubah, ada Taman dan air mancur yang telah dibangun sehingga terkesan asri dan sejuk.

gedung siola,siola,featured,surabaya,museum,museum surabaya,wisata surabaya,sejarah surabaya,wisata keluarga,sejarah

pawon – dapur dalam bahasa jawa yang sering dipakai orang jawa pada jaman dahulu

Sejak 10 November lalu, di lantai 3 Siola juga telah diresmikan KORIDOR, co-working space yang bisa kamu gunakan, yang biasanya dipakai oleh pekerja kreatif disurabaya untuk menuangkan ide-ide kreatifnya, tentunya gratis dan juga free wifi 24 jam untuk umum.

Article Categories:
Sejarah
http://pesonajatim.com

Website yang berisi info seputar pariwisata yang populer dan lagi hits di jawa timur

Comments to Museum Surabaya – Cerita Sejarah Kota Pahlawan

Tinggalkan Komentar

Loading Disqus Comments ...
Loading Facebook Comments ...