Feb 16, 2017
1114 Views
20 0

Panorama Kawah Ijen, Keindahan Danau Belerang dan Birunya ‘Blue Fire’

Written by

Gunung Ijen merupakan gunung berapi aktif yang terletak di perbatasan antara Banyuwangi dan Bondowoso, Jawa Timur. Gunung ini memiliki ketinggian 2.443 meter di atas permukaan laut dan terletak berdekatan dengan Gunung Merapi. Gunung Ijen terakhir meletus pada tahun 1999. Salah satu fenomena alam yang paling terkenal dari Gunung Ijen adalah kawah yang terletak di puncaknya.

Tiket masuk kawah Ijen terbilang cukup murah, ketika weekdays, wisatawan lokal cuma dikenai tiket masuk 5.000 rupiah/orang. Sementara itu, Pos masuk pendakian kawah Ijen di buka mulai jam 01.00 dini hari, karena ‘blue fire’ mulai menyala sekitar jam 03.00-05.00. Namun, Pendakian bisa ditutup sewaktu-waktu jika ada kondisi yang dianggap membahayakan pengunjung.

Dari Paltuding yang merupakan pos masuk ke kawah Ijen yang berjarak sekitar 3 km. Jalur lintasan awal 1,5 km cukup berat karena menanjak. Sebagian besar jalur mempunyai kemiringan sekitar 25-35 derajat. Selain struktur tanah menanjak, juga berpasir sehingga menambah berat tumbuh langkah kaki karena harus menahan berat agar tidak merosot ke belakang, jadi bawalah barang-barang yang dibutuhkan saja. Jalur bisa lebih berat lagi jika sedang atau setelah turun hujan, tanah menjadi berlumpur untuk itu agar berhati-hati dan tidak terburu-buru mendaki.

Di tengah perjalanan ada Pos Bunder (pos yang unik karena memiliki bentuk lingkaran) yang bisa digunakan untuk istirahat sejenak. Sebaiknya tidak berlama-lama beristirahat karena selain mengejar ‘blue fire’, juga agar badan tidak cepat capek karena terlalu lama dan sering beristirahat. Jalur selanjutnya relatif agak landai, di kanan kiri akan terlihat pemandangan pegunungan yang sangat indah meskipun terlihat samar-samar karena masih pagi buta. Normalnya perjalanan bisa di tempuh selama 2 jam.

Kawah ijen setelah matahari terbit

Setelah ‘bluefire’  meredup, asap mulai mengepul

Setelah sampai di puncak Ijen, akan ada orang-orang yang menawarkan jasa peminjaman masker khusus anti belerang, untuk jaga-jaga ketika turun melihat belerang, asap belerang sangat berbahaya untuk tubuh. Biaya sewanya 25.000/masker, jika menyewa dalam jumlah banyak, bisa ditawar menjadi 20.000/masker. Untuk turun ke kawah harus melintasi medan berbatu sejauh 250 meter dengan kondisi yang terjal. Tips, jangan terlalu dekat dengan api. Menjaga jarak karena takut ada semburan belerang dan api yang tiba-tiba menyembur mengenai tubuh.

turis dari belanda dikawah ijen

Turis dari belanda dikawah Ijen

Karena kawah Ijen telah diakui oleh masyarakat, tak heran jika ada banyak turis yang juga mengunjungi kawah Ijen untuk menikmati keindahannya. Kawah Ijen sendiri merupakan Danau asam dengan kedalaman 200 meter dan lebar mencapai 5.466 hektar. Kawah Ijen merupakan salah satu danau asam terbesar di dunia. Fenomena ‘Blue fire’ merupakan keunikan tersendiri dari tempat ini, karena pemandangan alam ini hanya terjadi di dua tempat di dunia, yaitu Islandia dan Ijen.

Jalur ijen yang ramai

Jalur ijen setelah blue fire meredup

Dari puncak Gunung Ijen, kita bisa melihat pemandangan gunung lain, di antaranya adalah puncak Gunung Merapi, yang terletak di sebelah timur kawah, Gunung Raung, Gunung Suket, Gunung Rante dan sebagainya.

Untuk Oleh-oleh, para penambang menjual souvenir yang terbuat dari belerang yang masih utuh, souvenir ini hanya dijual dikawah ijen, berupa kerajinan tangan dengan bentuknya unik-unik dan dijual mulai dari 20ribuan tergantung ukuran dan bentuknya.

Article Categories:
Alam Terbuka · Sejarah
http://pesonajatim.com

Website yang berisi info seputar pariwisata yang populer dan lagi hits di jawa timur

Tinggalkan Komentar

Loading Disqus Comments ...
Loading Facebook Comments ...