Sep 25, 2017
1167 Views
13 0

Yuk Bernostalgia dengan Lagu Lawas di Satu-satunya Museum Musik di Indonesia

Written by

Pesonajatim.com – Ada banyak museum di Malang, baik yang berkaitan sejarah kerajaan Singosari hingga zaman pergerakan kemerdekaan. Seperti Museum Malang Tempo Doloe dan Museum Mpu Purwa, Museum Kesehatan, Museum Angkut, sampai yang berkaitan dengan kesenian seperti Museum Musik Indonesia. Buat kamu punya hobi musik, tak ada salahnya datang ke Museum Musik Indonesia, destinasi wisata ini menjadi sebuah tempat menarik sebagai rujukan untuk menyimak sejarah, perkembangan, dan ragam musik baik dalam pentas nasional maupun dunia.

malang,wisata museum, museum,museum musik,museum musik malang, wisata malang,wisata museum malang, museum sejarah malang,mseum sejarah

Koleksi majalah jadoel tentang sejarah musik di Indonesia

Museum musik pertama dan satu-satunya di Indonesia resmi dibuka di Malang. Awalnya museum ini bernama Galeri Malang Bernyanyi (GMB). Galeri Malang Bernyanyi berdiri pada tahun 2009 dengan koleksi awal sebanyak 200 kaset dan piringan hitam. Lalu pada tahun 2015, GMB bertransformasi menjadi Museum Musik Indonesia. Nama Museum Musik Indonesia (MMI) sebelumnya sudah ada dan sudah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM. Kemudian oleh pemilik hak cipta, Eddy Herwani nama Museum Musik Indonesia tersebut diberikan kepada pengelola GBM untuk memakai nama MMI. Museum Musik Indonesia (MMI) resmi dibuka, Sabtu (19/11/2016) malam.

Meski dengan tampilan eksterior dan interior sederhana, museum tersebut memiliki sekitar 21 ribu item koleksi museum terdiri dari kaset, piringan hitam, majalah, instrumen musik, poster, tiket dan alat pemutar piringan hitam yang berusia 70 tahunan. Sekitar 80% merupakan kaset dan piringan hitam. Koleksi yang terlawas adalah piringan hitam dari luar negeri produksi 1923 dan piringan produksi studio rekaman pertama Lokananta 1965. Sedangkan sisanya, sekitar 20% adalah koleksi karya musisi luar, lebih dari sekitar 100 negara. Tak hanya Amerika Serikat dan Inggris, namun juga negara Eropa lainnya, Asia Tenggara, India, hingga Amerika Latin.

malang,wisata museum, museum,museum musik,museum musik malang, wisata malang,wisata museum malang, museum sejarah malang,mseum sejarah

Koleksi kaset pita yang sudah dikategorikan berdasarkan genre, negara dan nama musisinya

Koleksi museum tak hanya berasal dari pemberian masyarakat umum yang lebih dari 1000 penyumbang, namun juga dari sejumlah tokoh dan artis, seperti Presiden ke-6 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan karya pribadinya dan musisi legendaris Iwan Fals. Pengelola Museum Musik Indonesia akan mengembangkan konsep digital display disini. Selain benda-benda musikal, ada juga sejumlah dokumentasi lain, seperti majalah, buku, foto, dan busana artis. Selain itu, di Museum juga ada booth foto, panel sejarah musik, dan kios merchandise.

malang,wisata museum, museum,museum musik,museum musik malang, wisata malang,wisata museum malang, museum sejarah malang,mseum sejarah

seperangkat alat musik yang bisa digunakan untuk selfi. alat ini masih berfungsi dengan baik

Koleksi album rekaman museum ditata dengan konsep pengelompokkan, seperti tahun, daerah atau negara asal musik dan musisi, maupun genrenya. Genre musik yang dihimpun dalam museum ini mencakup seluruh jenis musik. Tak hanya pop, rock, jazz, blues, atau dangdut, namun juga musik tradisional etnis dari berbagai daerah, campur sari dan lainnya. Salah satu bagian rak berisi koleksi langka, seperti kaset dan piringan hitam dari tahun 1950-an dan piringan hitam dari tahun 1924. Semua koleksi museum berada dalam kondisi baik dan bisa diperdengarkan.

malang,wisata museum, museum,museum musik,museum musik malang, wisata malang,wisata museum malang, museum sejarah malang,mseum sejarah

beberapa instrumen nusantara yang dipajang dalam satu ruangan

Dimuseum ini sudah 14 ribu lagu yang di digitalisasi, dari total 180 ribu judul lagu. Kamu bisa menikmati alunan musik lawas yang diputar di museum sambil membaca majalah-majalah jadoel dan ditemani dengan sajian makanan minuman ringan, menambah kesan santai sambil mengenang memori masa lalu. Kamu juga bisa mendengarkan koleksi lagu-lagu lawas melalui situs resmi MMI. Akan tetapi kamu tidak bisa mengunduh atau membagikannya karena alasan hak cipta. Koleksi alat musik daerah yang baru saja di dapat Museum Musik Indonesia pada Event APEKSI 2017 di Malang dari beberapa daerah di Indonesia seperti Sasando dari NTT, Angklung dari Jawa Barat dan masih banyak alat musik daerah yang lainnya.

malang,wisata museum, museum,museum musik,museum musik malang, wisata malang,wisata museum malang, museum sejarah malang,mseum sejarah

salah satu instrumen nusantara yang dipajang dalam ruangan

Sayangnya, Museum yang buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 17.00 ini tidak bisa memajang semua koleksinya karena terbatasnya ruangan. Masih banyak yang tersimpan dalam kardus-kardus karena harus terlebih dulu melalui tahap pemilahan dan inventarisasi, sebelum mendapat giliran dipamerkan. Di Museum ini tidak mematok harga tiket pasti, kamu cukup menyumbang seikhlasnya untuk digunakan sebagai pemeliharaan dan kebersihan MMI.

malang,wisata museum, museum,museum musik,museum musik malang, wisata malang,wisata museum malang, museum sejarah malang,mseum sejarah

salah satu miniatur musisi legenda indonesia yang ada di museum musik indonesia

Harapannya, Museum yang terletak di Lantai 2 Gedung Kesenian Gajayana, Jalan Nusakambangan No.19, Kasin, Klojen. Malang. selain menjadi destinasi tujuan wisata Malang dan pengetahuan tentang dunia musik, Museum Musik Indonesia akan menjadi pusat dokumentasi musik Indonesia maupun dunia sehingga setiap generasi bisa memahami dan mengenang musik terdahulu.

Article Categories:
Sejarah
http://pesonajatim.com

Website yang berisi info seputar pariwisata yang populer dan lagi hits di jawa timur

Tinggalkan Komentar

Loading Disqus Comments ...
Loading Facebook Comments ...