Jul 16, 2019
848 Views
2 0

5 Hidangan Khas Jawa Timur yang Cocok Disantap Saat Idul Adha

Written by

pesonajatim – Hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah atau 11 Agustus 2019. Momen penting ini hadir sebagai pengingat atas peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim bersedia mengorbankan putranya untuk Allah, kemudian sembelihan itu diganti oleh-Nya dengan domba.

Berdasarkan rutinitas yang berlangsung pada Hari Raya Idul Adha, umat Islam berkumpul di pagi hari dan salat Ied di tanah lapang atau masjid. Setelah salat, dilakukan penyembelihan hewan kurban untuk memperingati peristiwa yang telah dijelaskan di atas.

Hasil penyembelihan nantinya akan dibagi pada warga setempat dan mereka yang membutuhkan. Setelah itu, tentu saja hampir seluruh rumah menyediakan santapan daging berbagai macam varian. Ya, tak terkecuali masyarakat yang tinggal di Provinsi Jawa Timur.

Dalam rangka menyambut momen sakral Hari Raya Idul Adha, terdapat sejumlah makanan khas Jatim yang patut disantap dengan tema daging. Selama dikonsumsi dalam batas wajar dan sesuai ketentuan, hal itu tidak masalah. Apa saja kira-kira? Simak di bawah ini!

Hari Raya Idul Adha Jatuh PAda Tanggal 11 Agustus 2019
  1. Rawon
    Mulai dari rawon, makanan khas Jawa Timur yang terkenal seantero penjuru Indonesia. Bentuknya berupa sup daging dengan kuah hitam akibat campuran bumbu khas yang mengandung luwek. Tak kalah dengan sajian daging lainnya, rasa rawon begitu autentik.

    Daging sapi dalam rawon dipotong kecil-kecil membentuk segi empat dengan bumbu berupa campuran bawang merah, putih, laos, ketumbar, serai, kunir, kluwek, lombok, serta garam. Semuanya dicampur lalu direbus. Makanlah dengan nasi, toge, dan sambal. Sedap!

  2. Rujak Soto
    Ingin yang segar-segar dan tidak setajam bumbu kuah rawon? Rujak soto bisa jadi solusi. Berbeda dengan soto pada umumnya, Anda dapat merasakan sensasi rujak serta sayuran. Rujak soto disajikan terlebih dahulu, kemudian disiram dengan kuah soto serta daging.

    Agar tidak bosan, kuah rujak soto dicampur dengan aroma terasi yang menggugah selera. Kuliner satu ini terkenal berasal dari Banyuwangi dan menyebar di wilayah sekitar. Cocok untuk menjadi sajian utama saat Hari Raya Idul Adha sambil berkumpul bersama keluarga dan kerabat.

  3. Krengsengan
    Berdasarkan sumber resmi, krengsengan terbuat dari daging kambing yang dipotong kecil dengan bumbu tumisan bawang merah, bawang putih, ketumbar, merica, pala, lalu kecap manis. Tak sendirian, kuliner satu ini biasanya disandingkan dengan gulai serta tongseng.

    Krengsengan umum dikenal di Jawa Timur serta wilayah lain seperti Jawa Tengah dan Yogyakarta. Jika memasak sendiri, Anda dapat menyesuaikan selera dengan menaruh jenis daging berdasarkan pilihan pribadi. Rasanya enak dan cocok di hampir semua lidah, lho!

  4. Nasi Krawu
    Masyarakat asli Jawa Timur sana ketagihan, apalagi pelancong dari luar daerah. Ya, nasi krawu bisa dibilang sebagai kuliner andalan khas daerah setempat yang melegenda dari dahulu sampai sekarang. Sajiannya sendiri sederhana dan mudah dinikmati saat Hari Raya Idul Adha tiba.

    Nasi krawu terdiri dari nasi putih, lauk berupa daging sapi, taburan serundeng, serta sambal di pinggirnya. Ada pula jeroan yang dapat menambah nikmatnya sepiring nasi krawu. Hidangan yang satu ini menjadi rekomendasi dan mudah ditemui di berbagai kawasan Jawa Timur.

  5. Rujak Cingur
    Mirip rujak soto, namun santapan satu ini lebih mendominasi dari segi komposisi sayur. Bahkan, banyak orang bilang kalau rujak cingur adalah saladnya orang Jawa. Makanan tersebut mirip dengan rujak pada umumnya, namun terdapat tambahan khas berupa cingur atau mulut sapi.

    Begitu segarnya makan rujak cingur setelah menyantap hidangan berat. Yuk, sajikan kelima makanan ini sebagai menu andalan saat Hari Raya Idul Adha tiba. Selamat mencoba!

Article Categories:
Kuliner
http://pesonajatim.com

Website yang berisi info seputar pariwisata yang populer dan lagi hits di jawa timur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *