Jul 8, 2019
215 Views
2 0

Makanan Khas Riyoyo Kupat, Perayaan Lebaran di Jawa Timur

Written by

Tidak hanya Idul Fitri dan Idul Adha, umat muslim di Jawa Timur juga merayakan tradisi lain. Tradisi ini disebut dengan tradisi Riyoyo Kupat atau dikenal juga dengan nama hari raya Ketupat. Tradisi ini adalah perayaan layaknya lebaran atau idul fitri, tapi dilakukan di hari ke-7 setelah Lebaran. Dengan hitungan bahwa kita sebagai umat muslim juga sudah berpuasa Syawal sebanyak enam hari, sehingga puasanya genap setahun, seperti yang dituliskan dalam hadist.

Tradisi ini pertama kali dikenalkan oleh Sunan Kalijaga yang ketika itu menyebarkan Islam di Pulau Jawa. Ketupat sendiri memiliki filosofi yang kental dalam budaya Jawa. Ketupat atau biasa juga disingkat kupat memiliki makna “ngaku lepat” dan “laku papat”.

“Ngaku Lepat” merupakan bahasa Jawa yang berarti mengakui kesalahan. Sementara itu, “laku papat” adalah empat tindakan. Maka tidak keran ketika tradisi sungkeman menjadi sebuah prosesi yang harus ada saat hari raya Ketupat. Sungkeman dilakukan dengna cara bersimpuh di hadapan orang tua sambil memohon ampun.

Ucapan Minta maaf diwujudkan dengan sungkum kepada orang tua

Sementara “laku papat” adalah empat tindakan dalam merayakan lebaran. Yaitu: lebaran, luberan, leburan, dan laburan. Lebaran berarti usainya waktu berpuasa, leburan bermakna leburnya dosa dan kesalahan, luberan berarti melimpahnya rezeki, dan laburan bermakna suci lahir dan batin.

Kupat juga dibungkus oleh janur yang memiliki filosofi “jatining nur” yang bermakna hati nurani. Menjadikan ketupat sebagai simbol dari nafsu dunia yang dibungkus dengan hati nurani. Selain saling bermaafan dan bertukar ucapan selamat idul fitri, momen yang dirayakan tujuh hari setelah lebaran ini juga memiliki beberapa makanan khas. Berikut di antaranya.

Ketupat
Sesuai namanya, tentu saja riyoyo ketupat biasanya menghadirkan ketupat sebagai sajian utama. Ketupatnya sama dengan ketupat pada umumnya. Beras dimasukkan ke dalam anyaman jamur persegi empat. Kemudian direbus sampai menjadi seperti lontong. Ketupat dimakan sebagai pengganti nasi.

Opor Ayam
Opor ayam juga menjadi salah satu sajian yang ada saat Riyoyo Kupat. Masing-masing daerah biasanya memiliki rasa opor yang khas. selain juga secara tampilan bisa sedikit berbeda. Di Jawa timur sendiri, opor biasanya berwarna agak kemerahan.

Lepet
Tidak hanya kupat, biasanya saat perayaan Riyoyo Kupat juga terdapat lepet. Lepet sendiri merupakan makanan yang dibuat dari beras ketan yang dibungkus janur. Biasanya, terdapat juga campurat biji kacang panjang kering di dalamnya. Makanan ini merupakan pendamping ketupat. Lepet sendiri berarti lengket, sesuai dengan bentuknya yang dibuat dari beras ketan.

Makanan Khas Riyoyo Kupat, Perayaan Lebaran di Jawa Timur
Makanan Khas Riyoyo Kupat, Perayaan Lebaran di Jawa Timur

Lodeh Manisa
Nama ini mungkin cukup asing bagi banyak orang. Tapi sebenarnya, lodeh manisa merupakan lodeh labu siam khas Jawa Timur. Biasanya, sayur ini disajikan dengan potongan udang kecil, atau tahu, atau juga kacang panjang. Rasanya sangat pas jika disantap dengan opor dan juga kupat dan lepet. Sehingga menjadikannya tidak boleh terlewat saat perayaan Riyoyo Kupat.

Aneka Makanan Laut
Di kawasan pesisir Jawa Timur seperti kawasan Tuban, makanan khas Riyoyo Kupat biasanya juga dipenuhi dengan sajian khas laut. Sajian ini beragam. Mulai dari ikan-ikanan, udang, cumi, hingga rajungan dan kepiting. Disajikannya juga dengan beragam cara. Ada yang digoreng garing, dibumbui khas, sampai ada yang dibuat dalam bentuk kari atau sayur seperti rajungan. Semua makanan ini disajikan sebagai pelengkap dari kupat dan juga lepet yang memang ada. Sajian ini sangat enak untuk disantap bersama keluarga, kerabat, dan juga tetangga di saat merayakan Riyoyo Kupat.

Jadi, bagaimana di daerah kamu ? apakah sama ?

Article Categories:
Kuliner
http://pesonajatim.com

Website yang berisi info seputar pariwisata yang populer dan lagi hits di jawa timur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *