Aug 29, 2019
214 Views
0 0

Mengenal Budaya Lokal melalui Semipro ” Seminggu di Kota Probolinggo “

Written by

Event Seminggu di Kota Probolinggo yang disingkat Semipro sudah digelar ke 9 kalinya di Kota Probolinggo. Acara setiap tahun tersebut digelar di pusat Alun – alun Kota Probolinggo, namun semipro kali ini rencananya akan digelar di stadion Bayuangga. Diharapkan, event ini mengangkat kota mangga ini sebagai jujukan wisatawan setiap tahunnya dengan jadwal yang sudah bisa dipastikan.

Kesenian lokal Probolinggo yang diusung pada arena Semipro ke 9 itu diantaranya, Tari Lengger, Tari Jaran Bodhag, ludruk Probolinggo, campursari, keroncong, jaz, dan reggae, dan ska. Semua itu terpusat di alun-alun selama sepekan ini. Tari Jaran Bodhag sudah tampil pada pembukaan Senin malam, bersamaan dengan tampilnya Kumayl Mustafa Daood, vokalis dari grup music Debu. Namun tari ini akan ditampilkan lagi pada sepekan ke depan.

Mengenal Budaya Lokal melalui Semipro
Tarian Jaran Bodhag

Tak hanya itu, Semipro ini juga menampilkan kesenian dan budaya multi etnis. Diantaranya akan tampil pula music balasik dari Jember, hadrah terbaik dari Kota Probolinggo, fashion busana muslim, ini mewakili kesenian timur tengah. Sedangkan yang mewakili kesenian dan budaya Tiongkok, diantaranya akan tampil seni beladiri Wushu, seni tari liong dan barongsai.

Selama sepekan ini, masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung akan dihibur berbagai kesenian lokal di alun-alun kota. Tak hanya itu, berbagai event akan digelar di antaranya sapi brujul. Kompetisi para petani ini hampir sama dengan karapan sapi di Madura. Hanya saja untuk ‘Sapi Brujul’, arena balapannya merupakan areal persawahan yang penuh air dan lumpur. Jadi nampak lebih ekstrim balapan ini. Tak heran bila jokinya juga belepotan lumpur.

Mengenal Budaya Lokal melalui Semipro
Kerapan Sapi, salah satu budaya lokal Kota Probolinggo

“Pawai Budaya Semipro akan dilakukan 1 September 2019. Rutenya akan lebih panjang daripada tahun 2018. Tahun lalu memang mendapat banyak tanggapan dari masyarakat yang menilai rutenya terlalu pendek. Membuat masyarakat harus berdesak-desakan di rute yang pendek,” ujar Kepala Disbudpar Kota Probolinggo Tutang Heru Aribowo.

Mengenal Budaya Lokal melalui Semipro
Pawai Budaya, salah satu agenda acara Semipro “Seminggu di Kota Probolinggo”.

Karenanya, tahun ini rutenya akan diawali dari Kantor Wali Kota Probolinggo. Kemudian akan melewati Jalan Panglima Sudirman sampai perempatan King ke Jalan Gatot Subroto. Setelah melalui Jalan Gatot Subroto, pawai akan melewati Jalan Ahmad Yani dan finis di Alun-Alun Kota Probolinggo. “Kegiatan Pawai Budaya diperkirakan selesai pukul 17.00 – 17.30,” ujarnya. Selain mengatur rute pawai yang lebih panjang, Disbudpar juga membatasi peserta pawai budaya, maksimal 30 tim. “Akan ada proses seleksi untuk tim-tim yang akan tampil dalam pawai budaya. Kami juga akan mengundang tim dari luar Kota Probolinggo sebagai tim tamu,” ujarnya. namun, pernyataan tersebut dapat berubah menurut Wali Kota Probolinggo sendiri.

Nah, bagi anda yang ingin menikmati ragam sajian Semipro 2019, datang saja ke Kota Probolinggo. Selamat Menikmati Budaya – budaya lokal Kota Probolinggo, jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan foto anda dengan berbagai pesona dan budaya yang di tampilkan pada Semipro kali ini.

Article Categories:
Main Yuk

Hanya seorang penyendiri dengan dunianya sendiri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *