Aug 7, 2019
251 Views
0 0

Wedang Angsle, Minuman khas Kota Dingin Malang

Written by

Wedang Angsle adalah minuman khas Jawa Timur. Minuman ini berasal dari Kota malang, tetapi sekarang daerah-daerah lain di jawa Timur juga menjualnya. Salah satu kekhasan Kota Malang adalah Wedang Angsle. Kuah jahe dengan isian yang komplit membuat wedang angsle semakin terasa istimewa. Wedang Angsle ini sering disebut sebagai Wedang Ronde khas Malang. Hal ini disebabkan karena tampilannya meyerupai kolak kacang hijau ataupun bubur Madura. Mungkin karena penggunaan kacang hijau dan santan yang cukup banyak sehingga tampilannya lebih condong ke kolak. Selain khas dengan kacang hijaunnya, untuk membuat wedang angsle khas Malang ini juga akan memakai beras ketan putih sebagai bahan utamannya. Angsle ini juga semakin cantik dengan biji delima atau sagu mutiara.

Cara membuat wedang angsle ala Malang ini sebenarnya sangat mudah dan tidak sulit. Selain itu bahan-bahan yang digunakan juga terjangkau dimana-mana. Kalian tidak akan kesulitan untuk membuatnya.

wedang angsle
Wedang Angsle Khas Malang

Bahan-bahan yang harus disiapkan adalah :
* Beras ketan putih 100 gram ( kukus hingga matang )
* Biji delima / Sagu Mutiara 50 gram ( rebus hingga matang, dan tiriskan )
* Kacang hijau 50 gram ( rebus hingga matang, dan tiriskan )
* Roti tawar 2 lembar ( buang bagian tepinya, lalu potong dadu )

Bahan-bahan Petulo :
* Tepung beras 250 gram ( ayak )
* Santan 300 ml liter dari 1/4 butir kelapa parut
* Garam 1 sendok teh
* Daun pandan 4 lembar ( simpulkan )
* Tepung kanji 50 gram ( ayak )
* Pewarna makanan (hijau dan meram muda) 1/2 sendok teh

Bahan-bahan Kuah Wedang Angsle :
* Santan cair 1 1/2 liter dari 1 butir kelapa parut
* Daun pandan 3 lembar ( simpulkan )
* Gula pasir 200 gram
* Garam 1 sendok teh
* Jahe emprit 5 cm ( memarkan )

Cara Membuat Wedang Angsle Khas Malang :

  1. Petulo : kukus tepung beras selama 20 menit dalam dandang panas. angkat. sisihkan.
  2. Selanjutnya didihkan santan bersama garam dan daun pandan, angkat. sisihkan daun pandannya. tuang ke dalam tepung beras kukus sambil di aduk hingga agak dingin. tambahkan tepung kanji, aduk cepat hingga semua bahan rata.
  3. Setelah itu bagi adonan menjadi 2 bagian, tambahkan masing-masing dengan pewarna hijau dan merah muda. uleni hingga rata. masukkan ke dalam cetakkan putu mayang, tekan hingga adonan terbentuk mie lalu gulung. lakukan hingga adonan habis.
  4. Kemudian kukus dalam dandang panas selama 25 menit atau hingga matang. angkat, sisihkan.
  5. Kuah : langkah awal didihkan santan bersama daun pandan, gula pasir, garam dan jahe. aduk rata secara perlahan agar santan tidak pecah. angkat.
  6. Penyajian : susun ketan, kacang hijau, biji delima, roti tawar dan petulo dalam mangkuk saji. kemudian tuangi dengan kuah santan.
  7. Wedang angsle siap disajikan selagi hangat.

Wedang Angsle khas Malang ini memamng paling enak dinikmati saat hujan ataupun saat malam hari. Namun untuk sekarang banyak para pedagang wedang angsle yang menjual bukan hanya saat malam hari saja. Untuk petulo itu merupakan isian wedang angsle Malang asli yang khas. Namun terkadang banyak yang tidak menggunakannya karena pembuatannya yang sedikit memerlukan waktu. Bila kalian tidak menggunakannya juga tidak apa-apa, wedang angsle akan tetap enak di nikmati.

Article Categories:
Kuliner

Hanya seorang penyendiri dengan dunianya sendiri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *