Main Yuk

Wisata Setigi Sulap Sekapuk dari Desa Termiskin Jadi Desa Miliarder

Wisata Setigi Sulap Sekapuk dari Desa Termiskin Jadi Desa Miliarder

Wisata Setigi di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur menjadi salah satu destinasi wisata buatan yang terus menarik perhatian masyarakat. Hebatnya, Destinasi wisata yang digagas Kepala Desa Sekapuk (Kades) Abdul Halim ini tidak hanya berhasil mendatangkan wisatawan domestik (Indonesia), tetapi juga wisatawan mancanegara. Dan lagi, sejumlah prestasi membanggakan telah diraih, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Menariknya, kawasan Wisata Setigi ini berawal dari bekas kawasan penambangan batu kapur. Namun, sejak 2003 tambang tersebut tidak lagi digunakan. Bahkan lahan sudah berubah fungsi menjadi tempat pembuangan sampah. Tapi sejak Abdul Halim menjabat Kades Desa Sekapuk Pada 2018 lahan bekas tambang dibuka. Kemudian dibangun menjadi tempat wisata. Ternyata respon publik luar biasa. Bahkan ebelum resmi dibuka, Wisata Setigi banyak dikunjungi wisatawan. Tiket masuknyapun murah, dewasa Rp 15 ribu, anak-anak Rp 10 ribu.

Wisata Setigi Sulap Sekapuk dari Desa Termiskin Jadi Desa Miliarder
Wisata Setigi memiliki parkir yang sangat luas. src: jawapos

Menurut Abdul Halim, Wisata Setigi yang berarti “Selo Tirta Giri” pada awalnya lahir dari kepedulian pemerintah desa (Pemdes) terhadap kondisi pasca tambang di perbukitan kapur yang terabaikan. Awal merintis Wisata Setigi, ia mengajak warganya untuk ikut iuran. Setiap Kepala Keluarga (KK) menabung Rp. 8 ribu per hari atau Rp. 200 ribu perbulan selama setahun. Akhirnya, bias terkumpul Rp 2,4 juta per KK. Jumlah tersebut dihitung sebagai saham yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sekapuk, dan Rp. 1 miliar dari BUMDes.

Awal tahun membangun pariwisata Setigi menelan biaya Rp 3,4 miliar. Biaya pengembangan Wisata Setigi murni swadaya masyarakat Sekapuk dan hasil BUMDes, bukan bantuan pemerintah. Tujuan pengembangan pariwisata ini untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, dengan tiga sasaran. Pertama, mengatasi pasca tambang. Kedua, atasi sampah. Dan ketiga, mengatasi pengangguran.

Kerja keras dan kerja sama yang dilakukan Pemerintah Desa Sekapuk dan warganya akhirnya membuahkan hasil. Memasuki tahun 2020, Desa Sekapuk bisa merealisasikan Wisata Setigi (Selo Tirta Giri) yang kemudian resmi dibuka mulai Rabu, 1 Januari 2020. Lebih lanjut Abdul Halim menjelaskan bahwa Setigi berarti Batu, Air, dan Bukit yang merupakan elemen wisata yang berada di Desa Sekapuk.

Wisata Setigi Sulap Sekapuk dari Desa Termiskin Jadi Desa Miliarder
Abdul Halim, Kades yang sulap bekas tambang jadi Wisata Setigi di Desa Sekapuk. src:kompas

Selain menyuguhkan wisata alam berupa perbukitan kapur, Wisata Setigi juga merupakan wisata buatan berupa Jembatan Peradaban yang memiliki arsitektur bergaya Barat. Lalu, ada replika bangunan masjid bergaya Persia. Sedangkan cita rasa lokalnya terlihat dari bangunan Candi Topeng Nusantara.

Di sebelah selatan kawasan wisata terdapat sebuah goa yang didalamnya terdapat arca Semar tokoh pewayangan Jawa. Di dalam goa tersebut terdapat 10 kalimat bijak Semar (pitutur) yang ditulis dalam tiga bahasa, yaitu bahasa Jawa, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Selain dirancang untuk pariwisata, Setigi memiliki banyak spot foto untuk selfie pengunjung.

Selaku Penyusun Wisata Setigi, Abdul Halim menjelaskan bahwa pengunjung yang ingin berwisata di kawasan wisata seluas 5 hektar tersebut dapat menggunakan mobil ATV atau motor trail mini yang tersedia di lokasi wisata. Di kawasan wisata juga terdapat Nogo Giri Pancoran, berupa food court, berbagai macam menu makanan dan minuman asli buatan warga desa sekapuk.

Wisata Setigi Sulap Sekapuk dari Desa Termiskin Jadi Desa Miliarder
Salah Satu Spot Selfie di Wisata Setigi

Seiring berjalannya waktu, kata Abdul Halim, perkembangan Wisata Setigi semakin pesat. Hal tersebut seiring dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan. Sehingga berdampak pada pendapatan dari pariwisata yang dikelola oleh Bumdes Sekapuk. Wisata Setigi rata-rata dikunjungi lebih dari 7 ribu wisatawan telah menciptakan sedikitnya 591 lapangan kerja dengan sumber daya manusianya adalah warga Desa Sekapuk.

Tentunya hal tersebut juga berdampak positif bagi Pendapatan Asli Desa (PADes). Dengan kondisi keuangan yang mapan, Pemdes Sekapuk kini memiliki 5 kendaraan operasional yang mewah dan satu ambulans standar Covid-19.

About the author

Avatar

Pesona Jatim

Website yang berisi info seputar pariwisata yang populer dan lagi hits di jawa timur